طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ #menuntut ilmu wajib bagi setiap muslim# اطْلُبُوْا الْعِلْمَ وَلَوْ بِالصِّيْنِ #tuntutlah ilmu walau hingga ke negeri Cina#

Jumat, 17 Februari 2012

Apa Kabar Indonesia di 2050?



Ya, apa kabar negara kita di 2050? Dihitung mungkin terlalu jauh menatap 48 tahun ke depan dengan lantang bagi negara yang masih sedikit-banyak merangkak untuk terus tumbuh. Tapi, sesuatu akan menjadi besar jika ia memiliki harapan besar, mimpi, bahkan cita-cita besar. Lini yang akan jadi titik pijak tulisan ini adalah bidang yang sedang saya geluti; ekonomi, ya, ekonomi syariah atau istilah sekarang "Ekonomi Islam". Kenapa ini menarik? Hal ini menjadi menarik karena bergulirnya isu bahwa" the conventional system starts to bury themselves". Sedang kini, pesona syariah kian memikat hati dunia bahkan negara-negara biru yang kian meruntuhkan keyakinannya terhadap "the invisible hand". Gelagat "free Riba" yang ditawarkan system syariah serta "great to be partnership" adalah good offering yang kian ditebar oleh Ekonomi Syariah/Ekonomi Islam masa kini.

Kembali menilik 2050, siapa yang akan menjadi rajanya ekonomi di 2050? Januari lalu, Karen Ward, ekonom senior HSBC internasional memperbaharui laporan yang dibuatnya setahun lalu, "The World in 2050: Quantifying the Shift in The Global Economy". Dalam revisinya itu, 100 negara diramalkan akan memimpin ekonomi dunia. Situasi akan berbalik di 48 tahun ke depan karena diperkirakan advance economy tidak lagi akan memimpin, justru emerging markets. Bersumber dari majalah Sharing yang saya baca, Ward dan tim research development HSBC menempatkan 19 negara berkembang dalam 30 pemimpin ekonomi dunia pada 2050. Siapa mereka? ya, pasti anda telah bisa menebak the top position will be taken by BRIC (Brazil, Rusia, India and China)plus ASEAN akan selalu mengiring sebagai calon pemimpin ekonomi dunia di masa datang.

China diprediksi menempati nomor 1, India di peringkat 3, Brazil pada posisi 7 dan Indonesia di peringkat 17 serta negeri jiran diprediksi diperingkat 21 diikuti Arab Saudi pada satu tangga di bawahnya.

Apa yang menjadi tolak ukur?

1) Demografi akan sangat berpengaruh
Demografi akhirnya menjadi penentu. China misalnya, kini populasinya berkisar 1.362 dan diperkirakan akan mencapai 1.426 (2050). Ini akan berpengaruh pada pendapatan per kapita (GDP) USD 2.579 menjadi 17.759. Maka economic size pun melonjak dari USD 3.511 M menjadi 25.334 M (harga konstan USD 2000) (sumber: majalah sharing feb 2012)
Namun sebenarnya pertumbuh penduduk produktif China jauh lebih kecil dibanding Arab Saudi yang berada pada level 70% hingga 2050. Namun human capital dan economic governance lebih berpengaruh. China memiliki kebijakn ekonomi agresif dan human capital yang beragam kapabilitasnya dan begitu dimaksimalkan negara sehingga 40% masyarakat China bekerja di bidang pertanian sesuai kapabilitasnya, sisanya berada dan menggeluti dunia bisnis di level UMKM hingga korporasi. Sehingga China tetap menempati klasmen puncak sedang Arab Saudi di posisi 22.

Bagaimana dengan negara kita?
sangat menarik, ward memprediksi bahwa lonjakan tinggi akan dialami negara kita (Indonesia)dalam hal pendapatan per kapita yang tadinya berada di posisi USD 274 menjadi USD 1.502 (2050), hingga dapat berada di peringkat ke-17 sebagai pemimpin ekonomi dunia pada 2050.
Tak harus mempercayai prediksi ini. Namun boleh juga dijadikan indikasi karena growth pattern yang disusun oleh Ward. Hal inilah yang memberi pandangan bagi kita bahwa potensi itu ada di Indonesia. Populasi Indonesia menduduki posisi ke-4 (237 juta)terbesar di dunia dengan jumlah penduduk produktif 133juta (prediksi lembaga riset global RAND). Lagi-lagi diperkirakan pada 2050 , data PBB yang dielaborasi Ward menyebut, populasi Indonesia bisa saja mencapai 288 juta jiwa dengan penduduk produktif mencapai 153 juta jiwa di 2050.

2)Potensi Ekonomi Syariah
Di Indonesia jumlah penduduk muslim kurang lebih 80% dari total penduduk dan 57% adalah penduduk produktif itu artinya jika kita korelasikan dengan data BPS 2010 mencatat UMKM di Indonesia mencapai angka 52 juta, dan menyumbang sebesar 54 % pada GDP kemudian mampu menyerap 99% tenaga kerja. Maka bercermin pada growth pattern Ward bahwa demografi bisa menjadi acuan, maka UMKM lah yang menjadi andalan Indonesia di masa datang. Karena 99% penduduk produktif ada di sana, kita boleh melihat raksasa Asia semisal China yang mampu menggenjot secara optimal demografinya sebagai andalan.

Bicara mengenai Ekonomi Syariah, maka Islamic Microfinance adalah salah satu kekuatan ekonomi syariah Indonesia. Menurut Prof Dr. Humayon Dar, pakar ekonomi syariah asal Inggris mengatakan bahwa Indonesia akan menjadi pemimpin keuangan syariah dunia pada 2023 (majalah sharing edisi feb 2012)andalannya adalah sama yaitu,populasi. Ya, kekuatan sektor riil Indonesia di masa depan ada di UMKM, sedang sektor keuangannya ada di keuangan mikro. Dan di sanalah ekonomi syariah dapat mengambil peran. Sebagai contoh misalnya BMT ( Baitul Maal waa Tamwil) di Indonesia yang kian ramai dan tumbuh bahkan diyakini dapat menjadi soko guru perekonomian Indonesia di masa datang sebagai wajah baru koperasi yang goes to national. Wallahuaalam Bisawab...
readmore »»  

Jumat, 09 Desember 2011

Bercermin dari Magicnya *Lele Lela* Sedunia






Sebenarnya artikel ini saya tulis hanya untuk menekankan sekali lagi pada teman-teman saya kalau ini bukan ajang promosi suatu produk, toko atau resto apapun. Saya hanya ingin mengulas atau katakanlah memotivasi diri bahkan mengambil banyak pembelajaran dari setiap cerita sukses orang-orang sukses.

Kali ini fenomena yang menjadi bahan sorot saya adalah dunia bisnis. Di mata saya, Bisnis yang benar-benar punya prospek ke depan atau masa depan gemilang adalah bisnis kuliner. Jika kita membicarakan masalah perut, maka tak akan pernah ada habisnya. Sayangnya ranah bisnis kuliner ini bukanlah model bisnis monopolistis. Kuliner adalah ladang bisnis heterogen yang siapa saja bisa jadi pemegang bahkan raja pasarnya. Sejauh yang saya amati, para raksasa bisnis kuliner memiliki dua kunci utama, yaitu kreatif dan inovatif. Beragam menu andalan, strategi segmentasi pasar dan strategi promosi, mereka kerahkan seoptimal mungkin dan semenarik mungkin, mulai dari penamaan warung, masakan, bahkan kostum. Hal ini dirancang seunik mungkin guna mengambil hati para pelanggan.

Yang menarik, kali ini saya akan mengulas strategi promosi yang diterapkan oleh salah satu waralaba yang kini melejit di JABODETABEK bahkan Bandung, Semarang dan sekitarnya. Ya, waralaba *Lele Lela*. Dari namanya terkesan biasa saja, namun jangan kira jika pendirinya adalah Bu Lela. Menurut Kang Ahmad Fadhilah, pemilik resmi *Lele Lela* Lela adalah singkatan dari Lebih Laku, yang jadi penekanan promonya adalah di balik nama Lela itu sendiri. Bayangkan, siapapun anda, jika anda bernama Lela, maka bisa makan sepuasnya seumur hidup di resto ini! Dengan syarat anda menunjukkan identitas resmi (KTP) anda. Begitupun jika anda berulang tahun tepat pada hari ini,maka cukup datang kesana, tunjukkan KTP anda, Daaaannnn... seluruh hidangan andalan lele lela bisa jadi santapan anda yang menggiurkan. Menu-menu penggoyang lidah itu antara lain: lele goreng tepung, lele fillet kremes, dan lele saus padang... Hmmmm yummy!!!!

Kini, Lele lela telah memiliki 27 cabang dan penjamuran di berbagai kota, bahkan hingga diminta buka cabang untuk negara Singapur, dan Malaysia. Jika dilihat dari awal usahanya, maka Lele Lela terhitung bisnis yang butuh proses panjang, from zero to hero. Dari modal yang hanya 2 juta rupiah, hingga kini menghasilkan omzet puluhan juta setiap bulannya. Hal ini bukanlah semudah membalik telapak tangan, namun kerja keras, kreativitas, kesabaran, keuletan adalah racikan rahasia yang tersimpan di balik kesuksesan lele lela. Strategi promosi yang terhitung langka karena berani rugi, bukanlah sebuah kendala, tapi malah menjadi gerbang untuk mendongkrak kuantitas pelanggan. Pengunjung yang bercerita dari mulut-ke mulut tentang uniknya Lele Lela serta paket FREE untuk LELA SEDUNIA, kini berbuah profit yang kian deras mengalir. Kang Ahmad Fadhilah hanya ingin LELA sedunia bisa menikmati Magicnya rasa Lele Lela,hahaha. Dengan jargon terkenal Lele Lela *Bersama Kami PECEL LELE akan mendunia*

So guys, bagi kita semua yang ingin start up di dunia bisnis, mari kita gali kreativitas kita sedini mungkin, jangan lupa membalutnya dengan keuletan dan kesabaran. Dengan kerja keraslah serta munajah doa, maka *pintu rizki* InsyaAllah terbuka lebar bahkan aliran rupiah akan mengekor. Jadi Don't be give up, guysss... N let's try it!!! Semangat..

Wassalam :)









readmore »»  

Rabu, 30 November 2011

Buka Mata!! Kita Memang Perlu Bergerak Extra....

Menarik, ketika semalam saya berdiskusi dengan teman saya yang juga salah satu mahasiswa di kampus yang sama, satu kelas, dan satu prodi(progam studi) dengan saya. Yang kami diskusikan lagi-lagi menyangkut hal yang sebenarnya sudah sering sekali di bahas di beberapa diskusi kelas di setiap mata kuliah yang berbeda. Hanya saja saya akui bahwa, bahan yang kami diskusikan ini terkadang selalu diakhiri dengan jawaban yang kurang memuaskan. Sederhananya seperti ini diskusi saya dengan seorang teman semalam di salah satu situs jejaring sosial, namun InsyaAllah ini menjadi bahan renungan, introspeksi bahkan menjadi jalan lahirnya solusi mutahir dari pembaca yang mungkin tanpa sengaja berkunjung di blog saya, kurang lebih seperti ini:

A:minta pendapat dong...
apa pendapatmu tentang *greening bank* yang masih lebih mengedepankan keuntungan dari pada kesejahteraan?

SAYA:menurut saya,...
sebagai sebuah lembaga yang bergerak dalam urusan finance maka wajar saja jika *greening bank* menginginkan keuntungan, karena toh dia profit and falah oriented. Apalagi kondisinya yang masih muda, dan SDM yang belum totally faham syariahnya...
tapi, jika sampai mengikis atau mengurangi porsi kesejahteraan masyarakat, maka itu zolim namanya, kan la takkullu amwalakum bainakum bil batil... harus ada tindakan atau regulasi yang menjadi media koreksi bagi *greening bank*, misal pemerintah dan atau DSN/DPS yang seyogyanya bisa mengarahkan atau mengingatkan alur orientasi *greening bank*.
itu pendapat saya....

A:DPS itu sebenarnya jalan gak sih??
kalo dilihat dari fakta, menurut saya *greening bank* itu sama saja dengan bank konvensional, sama2 profit oriented, hanya saja kalo di *greening bank* akad/ sistem nya pakai embel2 islam, yang mana sebenarnya dalam sistem tersebut malah terdapat konspirasi yang lebih parah dari bank konvensional..
skema murabahah misalnya, apa sih bedanya dengan kredit di konven??
boleh kita bilang *greening bank* menyebutkan keuntungan dan harga awal, tapi keuntungannya itu berbentuk fixed margin( keuntungan yang tetap) terus apa coba bedanya dengan bunga??yang menentukan keuntungan ya bank..
bukankah seharusnya di sana terdapat kesempatan bagi *greening bank* dan nasabahnya saling tawar menawar tentang margin tersebut??karena hal itulah yang akan membedakan *greening bank* dengan bank konven..
kalau misal keuntungan ditentukan oleh bank, apa bedanya coba dengan bank konven..?


SAYA: iya,,, itu saya setuju skali, terkadang sebagai nasabah yang tadinya kita berharap lebih,,yaa lebih syar'i, lebih ukhrawi, lebih islami gitu, tapi kenyataan di lapangan malah berbalik arah..

itulah,, kita memang masih harus banyak berbenah dalam hal sistem...
lihat aja tuh,,, para SDM yg menjadi crew oprasional sistem di *greening bank*, sampai yang membuat kebijakan bank, penyusun produk dan pelaksanaan hariannya kan orang2 *S.E* yang hanya dikasih asupan ilmu sekadar pelatihan 3 bulan bahkan 2 bulan, parah.. bukannya *S.E.I* tulen,,. Ya tidak salah atuh kalo nama produk *greening Bank* saja yang murabahah, mudharabah, ijarah, toh balik2 konven lagi...

tapi sekarang kita berbaik sangka saja dulu,,, image yang seperti itu, yang tampaknya jadi*rahasia umum* tidak kita telusuk lebih jauh..tugas kita sekarang berfikir kritis dan terus explore, lini mana yg harus kita tambal di hari kelak...toh kalo memang kita ingin mengajukan perbaikan, sebagai mahasiswa kita ada wadahnya kok. misalny ****(menyebut merek salah satu greening bank) dgn tawarannya berupa "maket online business syariah dan operasionalnya" yang dibuka untuk seluruh karyawannya dan masyarakat umum untuk menyampaikan kritik dan masukan bahkan ide bisnis yg jika bisa sukses kita presentasikan akan diberi apresiasi senilai $5000, itu yg nanti akan menjadi stimulan bagi masyarakat dalam mengkritisi *greening bank* lebih ilmiah dan penuh solusi. Coba deh ke link *** (menyebutkan link ke salah satu greening bank)

siapa lagi yang akan stand up menjadi nasabah greening bank jika bukan kita sendiri sebagai umat muslim...

itu pendapat saya...

A:S.E.I pun tidak menjamin, maaf kata, banyak temen saya yang jurusan Ekonomi Islam di kampus2 lain, mereka kuliah Ekonomi Islam itu tidak mempunyai orientasi untuk memajukan Ekonomi Islam ( memperbaiki greening bank), mereka hanya berorientasi dengan kuliah ekonomi islam akan lebih mudah kerja/masuk ke *greening bank*. Mereka juga tidak terlalu care dengan produk *greening bank*, atau akad2 *greening bank*, tentang tata caranya, mereka hanya care gimana biar gampang kerja di *greening bank*...

ohya, udah lihatkan debatnya Pak sayfii...
kalau saya lihat anak UKI bilang ekonomi islam satanic finance itu punya dasar, mungkin dia melihat fakta kejadian di *greening bank*..

jadi salah kalo kita bilang dia kurang baca, malahan mungkin dia melakukan pengamatan tentang *greening bank* dan konvensional bank..


SAYA:kalo masalah debat anak UKI, saya sependapat dengan Pak syafi'i...
anak UKI itu menilai Ekonomi Islam dari sistem yg kecil,,, kemudian merumuskan kesimpulan yg besar...
normalnya kita melihat hal yg besar, lalu kemudian merumuskannya dalam lingkup yang lebih kecil, bener ga???
misal: kita lihat di Indonesia, banyak orang mabuk, mencuri, jontos-jontosan, terus kita tahu mereka itu muslim...
eh, kita bilanglah...itu ISLAM SATANIC SYSTEM,,,wahhh,,, kesimpulan ini yg SALAH BESAR. Orang yang merumuskan ini totally kurang baca kaidah perumusan pengambilan ikhtisar bahkan kesimpulan... kita tidak boleh melihat sistem yg secuil, terus malah kesimpulannya yg lebih besar, harusnya sebaliknya toh....? bacaan yang luas terus diambil kesimpulan yg lebih kecil ruang lingkupnya...

Untuk kasus yang saya kasih di atas ini:
yang SATANIC itu bukan ISLAMNYA, tp muslim di Indonesianya (Oknum2 nya)...

sama seperti penilaian dari mahasiswa UKI loh bung,, yang SATANIC FINANCE itu *GREENING BANK* yang TIDAK SYAR'I nya *OKNUM2* bukan EKONOMI ISLAMNYA...salah kalau melihat sistem besar (Ekonomi Islam) dengan sistem yang kecil (Greening Bank). Mereka harus banyak baca lagi....(khususnya tentang EI itu sendiri)
itulah kenapa, wahyu pertama yang turun bukan semena-mena(sekonyong-konyong) Allah meminta kita untuk *Imani AKU* tidak, tapi DIA meminta kita untuk *BACALAH/iqra'*, karena IA ingin kita berfikir kritis namun realistis, jika kita sudah dapat logikanya, INSYAALLAH dengan sendirinya kita akan mengimani ALLAH yang memang HAQ...
itu pendapat saya...

sekali lagi bung, konsep ikhlas sedini mungkin harus kita terapkan agar tidak terjerumus pada konsep yang *wrong direction*...
kita (mahasiswa) memang terlahir untuk mengentaskan masalah, jika kita datang di area yang tenang tanpa ombak, rasanya kurang menggairahkan, kedewasaan kurang terpacu, pemikiran kreatif dan kritis juga enggan hadir... kitalah agent of change... siapkan mentalmu, secara teori mungkin kita atau tepatnya saya bisa berdalih, namun realita di lapangan seganas apa, kita belum pernah tahu....semoga kita tetap pada ethics istiqomah dan zero defect serta saling mengingatkan satu sama lain,... yakinkan... anda terlahir sebagai pejuang ekonomi robbani dengan tujuan madani, jangan mengalah dengan kondisi di lapangan yang mungkin konspiratif, tidak kondusif atau apalah namanya, tapi sekali lagi saya tekankan bahwa KITA adalah yang AKAN MEMPERJUANGKAN PERUBAHAN itu, jangan goyah,bung.. InsyaAllah dimudahkan... Wallahualam... :):)


readmore »»  

Rabu, 02 November 2011

Pesona Al-Quran bagi Para Ilmuwan

Al-Quran yang setiap harinya kita baca, ternyata anda tahukah?

Al-Quran-lah media yang menyambungkan anda pada sang Pencipta. Bagaimana anda bisa tahu??? ya, dari pesan yang tergambar dalam setiap huruf, kata, dan kalimat dalam kitab suci ini. Coba anda raih al-quran yang terpajang di atas lemari-lemari besar di rumah anda, bersihkan debu-debu di atasnya dan mulailah mengeksplorasi dan memahami bahkan mendalamai pesona-pesona itu...?


readmore »»  

Jumat, 28 Oktober 2011

RAHASIA DIBALIK BURGER ANDA YANG LEZAT

inilah teman RAHASIA DI BALIK KELEZATAN DAN KEJAHATAN BURGER...
semoga jadi bahan pembelajaran..




Salah satu kilang pembuatan burger yang pembuatannya kurang wajar
dimana sapi, kuda, lembu, kambing bahkan babi yang masih hidup dan atau bangkai dijadikan satu digiling untuk jadi daging ham burger...
so disgusting...!!
Kita bisa liat dengan jelas hewan yang dimasukkan ke mesin giling adalah hewan yang sudah mati / bangkai.. Dan ini bukti nya..!!




halal haram harus kita perhatikan untuk dapat terus survive dalam kesehatan jasat, fikiran, iman dan akhlak....
readmore »»  

Sabtu, 22 Oktober 2011

ARSITEK - ARSITEK ALAM...

Mari kita renungkan ayat ini:
Dan Rabbmu mewahyukan kepada lebah: Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. (QS. An-Nahl, 16:68)
APA YANG MENARIK DARI LEBAH???


1) Arsitek pertama: LEBAH




Lebah madu membuat tempat penyimpanan madu dengan bentuk heksagonal. Sebuah bentuk penyimpanan yang paling efektif dibandingkan dengan bentuk geometris lain. Lebah menggunakan bentuk yang memungkinkan mereka menyimpan madu dalam jumlah maksimal dengan menggunakan material yang paling sedikit. Para ahli matematika merasa kagum ketika mengetahui perhitungan lebah yang sangat cermat. Aspek lain yang mengagumkan adalah cara komunikasi antar lebah yang sulit untuk dipercaya. Setelah menemukan sumber makanan, lebah pemadu yang bertugas mencari bunga untuk pembuatan madu terbang lurus ke sarangnya. Ia memberitahukan kepada lebah-lebah yang lain arah sudut dan jarak sumber makanan dari sarang dengan sebuah tarian khusus. Setelah memperhatikan dengan seksama isyarat gerak dalam tarian tersebut, akhirnya lebah-lebah yang lainnya mengetahui posisi sumber makanan tersebut dan mampu menemukannya tanpa kesulitan.

Lebah menggunakan cara yang sangat menarik ketika membangun sarang. Mereka memulai membangun sel-sel tempat penyimpanan madu dari sudut-sudut yang berbeda, seterusnya hingga pada akhirnya mereka bertemu di tengah. Setelah pekerjaan usai, tidak nampak adanya ketidakserasian ataupun tambal sulam pada sel-sel tersebut. Manusia tak mampu membuat perancangan yang sempurna ini tanpa perhitungan geometris yang rumit; akan tetapi lebah melakukannya dengan sangat mudah. Fenomena ini membuktikan bahwa lebah diberi petunjuk melalui “ilham” dari Allah swt sebagaimana firman Allah dalam surat An-Nahl ayat 68 di atas.



2) Semut Juga “Seorang Insinyur”




"Sesungguhnya aku bertawakal kepada Allah Tuhanku dan Tuhan-mu. Tidak ada suatu binatang melata pun melainkan Dia-lah yang memegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus." (QS. Hud, 11: 56) !

Organisasi, spesialisasi dalam bidang-bidang tertentu, dan komuni-kasi dalam dunia semut hampir sama canggihnya dengan yang dimiliki manusia. Sedemikian canggihnya sistem itu, sehingga manusia kini memola sistem mereka menuruti sistem harmonis tersebut. Hal ini diuraikan dalam kutipan berikut:

Ahli komputer masa kini mencoba mereproduksi bentuk-bentuk perilaku kolektif semut pada robot di laboratorium. Alih-alih berfokus pada program yang sangat maju, mereka malah berkonsentrasi pada robot-robot yang bekerja sama berdasarkan unsur-unsur informasi "sederhana". Prinsip dasarnya sama. Alih-alih membuat sebuah robot yang sangat canggih, mereka malah mengembangkan sekelompok robot yang tidak begitu "cerdas", tetapi menjalankan tugas yang sangat "rumit" seperti yang dilakukan semut dalam koloninya.… Robot-robot ini tidak canggih dalam hal "kecerdasan" jika dinilai satu per satu, tetapi mereka akan mencapai pembagian kerja melalui motivasi tindakan kolektif. Ini mungkin karena mereka memiliki kemampuan untuk bertukar informasi sederhana. Hidup dan kerja sama dalam koloni semut juga telah mempengaruhi NASA…. Organisasi ini berencana mengirimkan banyak "robot semut" untuk penelitian di planet Mars alih-alih satu robot canggih. Jadi, sekalipun sebagian robot ini rusak, anggota regu yang tersisa akan mampu merampungkan tugas mereka.


3) Laba-laba dan *Design Jempolan*



“Dan pada penciptaan kamu dan pada binatang-binatang yang melata yang bertebaran (di muka bumi) terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) untuk kaum yang meyakini.”
(QS. Al Jaatsiyah, 45: 4) !


Karakteristik dari laba-laba ahli ini tak bercacat. Dua dari matanya yang terletak di tengah kepalanya menjorok ke depan seperti teropong. Dua matanya yang besar ini dapat bergerak ke kiri, ke kanan, ke atas dan ke bawah pada soketnya. Berkat retina mata yang berlapis empat, yang sensitif terhadap gelombang hijau dan ultraviolet, jarak pandang laba-laba ini baik sekali. Penglihatan keempat mata lain di sisi kepalanya tidak sejelas kedua mata depan ini, namun dapat merasakan setiap gerakan di sekitarnya. Dengan cara ini, hewan ini dengan mudah merasakan keberadaan mangsa atau musuh di Mari kita pikirkan apa yang telah kita pelajari sejauh ini. Konstruksi tubuhnya sedemikian rupa sehingga membuatnya lincah bergerak, dan mampu menangkap mangsanya dengan satu lompatan. Matanya juga mampu melihat mangsanya dari setiap arah.

Secara alami, laba-laba ini tidak berpikir bahwa mata-mata tambahannya bisa bermanfaat baginya, lalu kemudian menggunakannya. Mata-matanya ini tidak muncul secara kebetulan. Hewan ini diciptakan Tuhan, lengkap dengan semua karakteristiknya. Teori evolusi, yang tak mampu menjelaskan bagaimana terjadinya sebuah mata, tak mampu berkomentar terhadap kedelapan mata laba-laba pelompat ini, serta koordinasi diantara semuanya.

readmore »»  

Rabu, 19 Oktober 2011

STEI TAZKIA IN ACTION :)


Tazkia in Action :) Slideshow: Sekolah’s trip from Bogor, Java, Indonesia to 2 cities Singapore and Kotamadya Depok (near Jakarta) was created by TripAdvisor. See another Indonesia slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.


Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Tazkia... tempat menimba ilmu, menambah teman, 1001 kenangan terukir di sini..
saat-saat menapaki matrikulasi hingga jadi mahasiswa sesungguhnya di Sentul..
cinta, kasih, rindu rumah, seakan sedikit terobati ketika melihat berjuta semangat calon pejuang robbani di sini..
calon ekonom, calon akuntan dan entrepreneur madani yang robbani akan tercetak di sini...

semangat teman
jalan kita masih panjang!!!!! :)

Allahuakbar....
readmore »»  

Minggu, 16 Oktober 2011

SEJARAH DAN KENANGAN ITU BEDA LOH...^^

Bismillah Show Slideshow: RYSKY’s trip from Jakarta, Java, Indonesia to 4 cities , Mecca, Bogor and Palembang was created by TripAdvisor. See another Indonesia slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.

kasih komen yaaa...
THK U
SYUKRON
MAKASIH.....
readmore »»  

Apa Anda Seorang Entrepreneur? Inilah Cirinya...

Entrepreneurship itu dilahirkan atau diciptakan...??? 
Jawabannya, hanya anda sendirilah yang menentukan,, 


Menurut Stanley; Seorang entrepreneur adalah keajaiban yang bisa diciptakan. Artinya, mitoslah yang berbunyi bahwa seorang yang ingin menjadi pengusaha haruslah terlahir dari orangtua yang berdarah pengusaha juga. 


Stanley memberi ciri dari beragam sifat entrepreneur yang ada pada seorang pengusaha, yaitu: 
1) Jujur 
 2) Disiplin 
 3) Pandai Bergaul 
 4) Pasangan Hidup Mendukung
 5) Kerja Keras Lebih dari Orang Lain 
 6) Mencintai Bisnisnya 
 7) Leadership Kuat 
 8) Semangat Bersaing Tinggi 
 9) Well Organized 
 10) Menjual Ide Produk 
 11) Innovativ 
 12) Melihat Peluang 
 13) Risk Taker 
 14) Coach yang Baik 
 15) Selalu Ingin Dihargai Orang Lain 
 16) Menjalankan Sendiri Bisnisnya 
 17) Mempunyai Energi Luar Biasa
 18) Mempunyai Kekuatan Fisik 
 19) Kecerdasan Tinggi 
 20) Mempunyai Kebugaran Fisik 
 21) Spesialisasi
 22) Kuliah di Perguruan Tinggi yang Bagus 
 23) Mengabaikan Kritik yang Mematikan Innovasinya 
 24) Income-nya = outcome-nya 
 25) Taat Beragama 
 26) Hoki 
 27) Punya Saham di TBK 
 28) Prestasi Kuliah dan Sekolah yang Tinggi 


 Adakah salah satunya dalam diri anda?? jika ada, maka siapkan ide cemerlang anda, catat, lalu bergeraklah...!!! Wujudkan EKONOMI Indonesia jadi lebih baik, untuk anda, mereka yang anda cintai, dan UMMAT!!!
readmore »»  

Rabu, 28 September 2011

Lahirnya Entrepreneur, Solusi Kebangkitan Bangsa

Menjadi seorang entrepreneur di masa kini??? wow… menurut saya hal inilah yang memang harus ditanamkan kepada jiwa-jiwa muda bangsa kita sejak sekarang. Entrepreneur bisa memiliki banyak pemaknaan. Namun, jika kita sedang bicara seputar bisnis maka entrepreneur adalah sosok utama yang menggerakan segala aliran darah, detak jantung bahkan pompa udara bagi seluruh bagian tubuh dunia bisnis itu sendiri. Entrepreneur yang dalam hal ini bisa juga kita sebut sebagai seorang wirausahawan, adalah profesi yang saya kira bisa menjadi solution bagi pembumi hangusan kasus-kasus maraknya korupsi-korupsi dewasa ini.

Siapa juga yang akan korup di perusahaan pribadinya sendiri ?? :) Seorang pengusaha bisa dikatakan juga sebagai praktisi bisnis yang memang akan memberi banyak nafas hidup, kontribusi bagi masyarakan yang defisit dana dan memerlukan pekerjaan. Kemampuan seorang entrepreneur secara kreatif yang dapat membuka ladang, lahan, bahkan ruang harapan hidup bagi jobless di Indonesia, itulah main pointnya seorang pengusaha yang sangat dibutuhkan negeri.

David Mc. Cleland mengatakan bahwa, suatu negara akan mencapai tingkat kemakmuran apabila jumlah wirausaha paling sedikit 2% dari total jumlah penduduk. Namun sayangnya di Indonesia persentase penduduk yang berkecimpung di dunia bsnis hanya mencapai 0,18% dari jumlah penduduk (BPS 2009). Miris sekali jika kita perhatikan persentase tersebut. Jelaslah bahwa kesadaran masyarakat Indonesia belum begitu besar untuk terjun dalam bidang wirausaha. Padahal jika angka itu benar-benar bisa direalisasikan di Indonesia, tak dibayangkan sudah jadi seberapa maju negeri kita tercinta.

Valentino Dinsi pun membagi pengalamannya sebagai praktisi bisnis dengan menerbitkan buku yang berjudul ” Jangan Mau Jadi Orang Gajian”. Dalam banyak tulisannya pun, beliau menyebutkan bahwa untuk menjadi pengusaha muda kita tidak perlu takut akan modal yang kecil, karena bukan hanya modal materil-lah yang diperlukan seorang calon entrepreneur muda. Namun memang seorang calon wirausahawan diharuskan berbekal: innovasi dan jaringan yang luas, keberanian, barulah modal.

Coba kita sama-sama search list orang-orang terkaya di dunia, dan setelah menemukannya maka explore-lah! mungkin delapan dari sepuluh orang dari mereka semuanya atau bahkan seluruhnya memiliki profesi yang sama! yaa, pengusaha..

Bayangkan dengan menekuni bisnis atau wirausaha, secara sadar atau tidak kita akan grab banyak manfaat. Kreativitas menjadi terasah, dan daya saing yang sehat akan semakin menambah sempurna kebangkitan dan pembenahan kesejahteraan bangsa. Karena dengan menjadi praktisi dunia bisnis, setiap orang akan menjadi pribadi yang terus ingin lebih baik, menghasilkan produk yang tak kalah saing dan menghasilkan produktivitas besar yang akan menjadi kontribusi hangat dunia bisnis belakangan ini.
readmore »»