طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ #menuntut ilmu wajib bagi setiap muslim# اطْلُبُوْا الْعِلْمَ وَلَوْ بِالصِّيْنِ #tuntutlah ilmu walau hingga ke negeri Cina#

Minggu, 29 April 2012

How to Graduate from University with High Grades?

It's just a practice or beginning step to me, to design my blog in English. So, don't forget to give any comment if you think there should be any additional items on this. :)

Guys, every student must have a dream to get a high grade when they graduate from any kinds of college or university. Actually, you could make it comes true by reading my blog so well.hohoho. By the way, I have a little opinion that you should try those, one by one. Check it these out!

There are three ways that should be followed, when you want to graduate from university with high grades.

First of all, you should make sure that you are active in academic activity in your class. In most of university in Indonesia, you can not join any kinds of exam if you loss your 80% of attending. Meanwhile, being active in academic activity in your class makes you understand the subjects well.

Second, it's better for you guys to become active in the important or interesting program on your campus, in the outside of your class or academic. This activity makes you are known well by another students, lectures, and people on campus. That's good for you since you can be a friend or partner of them and you are easy to get a lot of information, knowledge and news.

Third, you ought to has a unique skill among others, for example:
you could operate or create the system of accounting, (wow)
you could design a unique feature of website,(good)
master in a lot of foreign languages, (yeah)
best in cooking and could explore it to be a business opportunity, and so on. (great)
but never forget to be on time in sholat, infaq, shoum, be good in respecting the parent..(perfect)

We must remember, people likes something different because it makes us be unique. In short, those are the magic ways for us to graduate from university with high grades. I'm sure if we follow these well, our dream above will become true..
hohoho (insyAllah)

readmore »»  

Jumat, 27 April 2012

Tanbo Art, Bukti bahwa Petani pun Artistik!

inilah Tanbo Art yang menabjubkan!
Ayoooo,, sudah pernah dengar apa itu kesenian Tanbo? Kalau bahasa kerennya dikenal dengan sebutan Tanbo Art. 


Tanbo Art adalah seni ‘melukis’ diatas kanvas raksasa, yaitu berupa sebidang sawah. Karya seni ini pertama kali muncul pada tahun 1993 di desa Inakadate, 600 mil dari Tokyo (masuk dalam Prefektur Aomori di wilayah Tohoku, Jepang).

Di tahun tersebut, penduduk Inakadate sedang mencari cara untuk merevitalisasi desa mereka. Eksplorasi arkeologi menyebabkan kesadaran bahwa padi telah ditanam di daerah tersebut selama lebih dari 2000 tahun.

Untuk menghormati sejarah ini, mulailah mereka membuat inovasi karya seni dan sawah dipilih sebagai medianya. Guna memperoleh warna yang beraneka rupa, petani Inakadate menggunakan empat jenis varian padi.

Proses penciptaan Tanbo Art lumayan rumit dan penuh ketelitian. Desain gambar dibuat awal dengan bantuan komputer sebelum diterapkan di atas "kanvas hijau raksasa".

Setiap bulan April, warga desa bertemu dan memutuskan apa yang akan ditanam selama tahun berjalan. Misalnya saja, di tahun 2007 saja ada 700 petani yang membantu dalam satu proyek Tanbo Art. Menurut sumber Wiki, lukisan Gunung Iwaki yang sederhana menjadi lukisan yang pertama dibuat, dan dikerjakan selama sembilan tahun.

kreatif ya pak taninya? hehehe
Kini, Tanbo Art sudah menyebar ke berbagai wilayah di Jepang dan bisa dibilang merupakan salah satu objek wisata yang patut diperhitungkan. Menariknya, tak seperti fenomena crop circle yang menuai sensasi soal kedatangan Alien (meskipun ternyata hanya karya seni belaka), Tanbo Art murni karya seni yang berakar kerakyatan. Hal ini juga menjadi bukti bahwa kaum tani pun memiliki cita rasa seni yang tinggi.

Jika petani Jepang bisa sekreatif ini, petani Indonesia pun tak kalah hebatnya donk? ayo kita berkarya seindah apapun itu meski bukan bidang keahlian kita, toh ternyata sangat bermanfaat dan membuka peluang besar.
hamasah! semangat ya... :)






readmore »»  

Sakura di Boston?

Visit msnbc.com for breaking news, world news, and news about the economy


Indahnya sakura ternyata tidak hanya bisa kita temukan di Jepang. Namun di Bulan April "Sakura" versi Boston, Amerika Serikat bisa kita nikmati. Wow, festival yang disebut "Cherry Blossom" di Boston ini begitu menggiurkan bagi kebanyakan wisatawan atau pelancong Amerika di musim semi ini.

Ada beberapa hal unik mengenai Sakura di Boston:
1. Kejadian ini hanya akan ditemukan pada awal ataupun pertengahan April hingga 2 minggu setelahnya, setelah itu ,maka anda harus menunggu tahun berikutnya untuk kembali menikmati sakura Boston ini bermekaran.

2. Seakan Tiruan Sakura
Kerindangan, sifat bunga, bentuk hingga warna dan karakter pohon yang benar-benar layaknya sakura Jepang yang indah. Siapapun tak mau kehilangan kesempatan mengabadikan indahnya Cherru Blossom Boston.

3. Sakura yang ada di Benua Amerika
Setiap keluarga melepas penat dengan menghabiskan hari di sepanjang jalan yang dipenuhi oleh Cherry yang bermekaran mirip sakura asli di Jepang

4. Mini Jepang bagi Boston
Kondisi ini akan mengingatkan setiap warga Jepang yang tinggal di Boston akan tanah kelahirannya. Dan memang mini Jepang seakan tercipta karena Cherry Blossom khas Boston.

Namun, banyak juga yang mengatakan bahwa kecantikan sakura Jepang tak pernah terkalahkan meski di Boston ada festival Cherry Blossom di setiap April tiba.
Untuk yang belum berkesempatan berkunjung ke sana (termasuk saya), kita mungkin atau pasti berkomentar, "keduanya indah". HHmmm semoga kita bisa segera melihat langsung cantiknya sakura Jepang dan indahnya Cherry Blossom di Boston, agar segara dapat membandingkan yang mana yang lebih menawan.

aamiinn :)
readmore »»  

Mengapa Antartika Unik?

Antartika, benua putih tanpa terik matahari, tanpa indahnya kemilau surya di siang hari dan waktu malam yang begitu panjang. Tempat dimana beruang kutub begitu asyik menghabiskan sepanjang hidup dengan "mantel alamiah' bertahun-tahun lamanya. Itulah cerita yang sering sekali dilontarkan oleh ayah saya sebelum saya tidur. Dongeng indah yang selalu menggambarkan begitu unik dan menyenangkan bila kita tinggal di suatu kawasan "snow area". Namun, seiring beranjak waktu dan berbekal data dari beberapa artikel yang saya baca, maka saya semakin mengetahui fakta sesungguhnya mengenai benua ini. Memang seluruh cerita versi ayah saya tak semuanya nyata. Namun beliau ternyata ada benarnya. Mengenai apa? yup, mengenai keunikan Antartika. 



Antartika merupakan benua yang meliputi Kutub Selatan Bumi. Tempat terdingin di muka bumi ini sebagian besar tertutup es sepanjang tahun, dengan suhu yang mencapai -85 dan -90 derajat Celsius di musim dingin dan 30 derajat lebih tinggi di musim panas. Benua ini juga memiliki ketinggian tanah rata-rata tertinggi, kelembaban rata-rata terendah, dan suhu rata-rata terendah di antara semua benua di bumi. Sebenarnya masih banyak fakta dari benua Antartika yang mungkin  belum kita ketahui,  menarik untuk ditelusuri. Misalnya:

1. Siapa Pemilik Antartika
Antartika memiliki keistimewaan, yaitu satu satunya di bumi yang tidak diperintah oleh bangsa manapun. Benua ini merupakan zona bebas yang tidak memiliki negara dan pemerintah. Walaupun sampai saat ini masih ada beberapa negara di dunia yang mengajukan klaim kepemilikan wilayah di benua Antartika tersebut.

2. Meteorit
Salah satu yang paling menarik tentang benua ini adalah tempat terbaik di dunia untuk menemukan meteorit. Ternyata, jumlah meteorit yang menabrak lapisan es Antartika, tersimpan baik daripada meteroit yang jatuh di belahan bumi lainnya. Pecahan meteroit dari Mars adalah salah satu penemuan paling berharga dan tak terduga. Rupanya meteorit ini mencapai bumi dengan kecepatan mencapai sekitar 18.000 km/jam.

3.  Tidak Memiliki Zona Waktu
Antartika adalah benua tanpa zona waktu. Para ilmuwan yang tinggal di Antartika biasanya menggunakan zona waktu negara asalnya.

4. Hewan
Antartika merupakan benua yang jarang memiliki hewan darat. Salah satu bentuk terbesar dapat hidup di sini adalah serangga. Diantaranya, Belgica Antartika yang memiliki panjang 1,3 cm. serangga ini juga memiliki sayap yang kecil. Tidak ada serangga yang mampu terbang, karena kondisi sangat berangin. Namun, springtails hitam yang melompat seperti kutu dapat ditemukan di antara koloni penguin. Selain itu, informasi menarik lainnya adalah Antartika adalah satu satunya benua yang tidak memiliki spesies semut.

5. Global Warming
Es utama pada daratan Antartika di Kutub Selatan, sekitar 90% es dunia (dan 70% air segar). Antartika tertutup es rata rata 2.133 meter (7000 kaki) tebal nya. Jika semua es Antartika mencair, permukaan air laut di seluruh dunia akan mengalami kenaikan sekitar 61 meter (200 kaki). Anda tahu, jika suhu rata rata di Antartika saat ini ialah -37 celsius, sehingga akan membahayakan bumi kita dengan adanya pencairan es kutub. Bahkan sebagian besar daratan di benua tersebut, ada yang berada di atas titik beku karena suhu global yang meningkat drastis.

Tambahan
Bongkahan Es Raksasa The Iceberg -B-15
Iceberg B-15 adalah salah satu gunung es terbesar di dunia. Ukurannya sekitar panjang 295 km  dan lebar 37 km (183-23 mil), dengan luas permukaan 11.000 km persegi (4250 mil persegi), ukurannya lebih besar dari pulau Jamaika. Massa bongkahan es tersebut diperkirakan sekitar tiga miliar ton. Setelah hampir satu dekade, bagian daro B-15 masih belum mencair. 

Begitulah. Tertarik? Ayo kita siapkan tabungan untuk segera menuju ke sana.. Siapkan saja mantel anda,hehehe :)







readmore »»  

Rabu, 25 April 2012

Beragam Makanan Pembawa Senyuman


Merasa terlalu banyak masalah, beban fikiran, atau kesuntukan?
Terkadang aktivitas hidup yang begitu padat, tuntutan pekerjaan serta lingkungan anda membuat anda tidak berselera melakukan sesuatu atau malah membuat jengkel. Kondisi ini sering kali menyebabkan kita semua merasa stress. Namun, hal ini ternyata bisa diminimalisir dengan mengonsumsi makanan sehat dan pembawa senyuman.Anda harus mencoba dan membuktikan sendiri khasiat buah-buah pembawa senyuman dan pembunuh stres ini:

 1. Alpukat
Selain baik untuk bahan kecantikan seperti lotion, untuk creambath, dan masker wajah, ternyata alpukat juga baik dikonsumsi untuk meredakan stress dan membuat bahagia. Para pakar kesehatan menemukan bahwa alpukat kaya akan kandungan asam folat, zat kimia alami yang bisa meningkatkan metabolisme serta energi dalam tubuh. Campurkan buah alpukat dalam es buah atau dibuat jus sangat pas untuk penambah mood agar bisa semangat bekerja sepanjang hari.
 
2. Cabai
Saat stress melanda anda dapat mencoba makanan yang pedas-pedas. Seperti bakso, mie, atau menu sehari-hari dengan tambahan sambal yang agak banyak. Sambal yang ekstra pedas dapat membantu membuat bahagia dan gembira karena kandungan cabai pada sambal bisa meningkatkan endorfin, zat yang membuat orang gembira dan semangat.
 
3. Bawang Putih
Salah satu bumbu dapur ini memang membuat bau mulut yang tak sedap. Tetapi manfaatnya besar yaitu meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. Semakin banyak aliran darah, semakin sedikit energi yang digunakan oleh jantung Anda. Hal itu dapat membuat kita merasa bahagia. Tubuh tidak lemah dan jauh-jauh dari mood yang buruk.

4. Madu
Mencampurkan madu pada minuman dapat menjadi alternative yang baik untuk mengawal hari. Gula alami atau biasa disebut fruktosa yang terkandung di dalam madu dapat meningkatkan stamina serta mood seseorang.

5. Biji Labu
Biji labu berbentuk camilan seperti kuaci yang berasal dari biji matahari. Biji labu bersifat baik karena dapat meningkatkan hormon seseorang untuk mengatur suasana hatinya.

6. Kacang Almond
Selain baik untuk diet, kacang almond memiliki manfaat seperti bawang putih. Selain mengandung asam amino yang dapat melancarkan aliran darah kacang ini bisa buat Anda memiliki lebih banyak energi serta meningkatkan mood.

7. Cokelat
Makanan favorit wanita ini diketahui kaya akan antioksidan yang mampu melawan penyakit. Cokelat juga dianggap sebagai makanan super yang berpotensi memiliki manfaat kesehatan. Cokelat dipercaya bisa membuat orang senang, berkat efeknya pada neurotransmitter dan endorfin –zat di otak yang membuat orang merasa senang.
readmore »»  

Sabtu, 21 April 2012

Di Balik Pesan R.A. Kartini; " Door Duisternis Tot Licht"



Emansipasi, itulah yang sering disandingkan oleh banyak oknum mengenai sosok Kartini. Benarkah hal ini? Lantas wujud emansipasi semacam apa yang sebenarnya disampaikan Kartini? sehingga orang identik menyebutnya sebagai salah satu pencetus emansipasi bagi wanita?

Ada beberapa surat Kartini yang ia tulis dalam bahasa Belanda yang kemudian banyak penerjemahan, ada beberapa pesan yang sebenaranya ingin disampaikan Kartini yang hingga kini belum tersibak.

Berikut ada beberapa pesan Kartini kepada teman-temannya di Eropa:

”Kartini berada dalam proses dari kegelapan menuju cahaya (door duisternis Tot Licht). Namun cahaya itu belum purna menyinarinya secara terang benderang, karena terhalang oleh tabir tradisi dan usaha westernisasi. Kartini telah kembali kepada Pemiliknya, sebelum ia menuntaskan usahanya untuk mempelajari Islam dan mengamalkannya, seperti yang diidam-idamkannya: Moga-moga kami mendapat rahmat, dapat bekerja membuat umat agama lain memandang agama Islam patut disukai” (Surat Kartini kepada Ny. Van Kol, 21 Juli 1902).

Hari ini (21 April 2012), Bangsa Indonesia memperingatinya sebagai tonggak sejarah lahirnya seorang wanita Indonesia yang berjuang untuk kaumnya, wanita Indonesia. Namun, satu hal yang jarang diungkapkan, bahkan terkesan disembunyikan dalam catatan sejarah, adalah usaha Kartini untuk mempelajari Islam dan mengamalkannya, serta bercita-cita agar Islam disukai. Simak suratnya di atas yang dikirimnya kepada Ny. Van.

Sosok Kartini bahkan dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk kampanye emansipasi yang menyalahi fitrah wanita, yakni mendorong kaum wanita agar diperlakukan sederajat dengan kaum pria, diperlakukan sama dengan pria, padahal kodrat pria dan wanita berbeda, demikian pula peran dan fungsinya sebagai khalifah di muka bumi ini.

Kian hari emansipasi kian mirip saja dengan liberalisasi dan feminisasi. Sementara Kartini sendiri sesungguhnya makin meninggalkan semuanya, dan ingin kembali kepada fitrahnya.

Perjalanan Kartini adalah perjalanan panjang. Dan dia belum sampai pada tujuannya. Jangan salahkan Kartini kalau dia tidak sepenuhnya dapat lepas dari kungkungan adatnya. Jangan salahkan Kartini kalau dia tidak dapat lepas dari pengaruh pendidikan Baratnya. Kartini sudah berusaha untuk mendobraknya.

Yang kita salahkan adalah mereka yang menyalah-arti-kan kemauan Kartini. Kartini tidak dapat diartikan lain kecuali sesuai dengan apa yang tersirat dalam kumpulan suratnya : “Door Duisternis Tot Licht” yang telanjur diartikan sebagai “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

Prof. Haryati Soebadio (cucu tiri Ibu Kartini) mengartikan kalimat “Door Duisternis Tot Licht” sebagai “Dari Gelap Menuju Cahaya” yang bahasa Arabnya adalah “Minazh-Zhulumaati ilan-Nuur“. Kata dalam bahasa Arab tersebut, tidak lain, merupakan inti dari dakwah Islam yang artinya: membawa manusia dari kegelapan (jahiliyah) ke tempat yang terang benderang (hidayah atau kebenaran Ilahi), sebagaimana firman-Nya:

”Allah pemimpin orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya. Dan orang-orang kafir pemimpinnya adalah syaitan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya ke kegelapan. Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal didalamnya” (QS. Al-Baqarah : 257).

Kartini yang dikungkung oleh adat dan dituntun oleh Barat, telah mencoba merintis jalan menuju benderang kebenaran Ilahi. Tapi anehnya, tak seorang pun melanjutkan perjuangannya. Wanita-wanita kini mengurai kembali benang yang telah dipintal Kartini. Sungguhpun mereka merayakan hari lahirnya, namun mereka mengecilkan arti perjuangannya.

Gagasan-gagasan cemerlang Kartini yang dirumuskan dalam kamar yang sepi, mereka peringati di atas panggung yang bingar. Kecaman Kartini yang teramat pedas terhadap Barat, mereka artikan sebagai isyarat untuk mengikuti wanita-wanita Barat habis-habisan.

KARTINI merupakan salah satu contoh figur sejarah yang lelah menghadapi pertarungan ideologi. Ia berusaha mendobrak adat, mengelak dari Barat, untuk mengubah keadaan. Dalam sebuah suratnya Kartini mengatakan: ”Manusia itu berusaha, Allah-lah yang menentukan” (Surat Kartini kepada Ny. Ovink Soer, Oktober 1900).

Simaklah kritik Kartini pada tradisi yang mengekangnya sebagaimana ditulisnya kepada Stella, 18 Agustus 1899:

”Adat sopan-santun kami, orang Jawa, amatlah rumit. Adikku harus merangkak bila hendak lalu di hadapanku. Kalau adikku duduk di kursi, saat aku lalu, haruslah segera ia turun duduk di tanah, dengan menundukkan kepala, sampai aku tidak kelihatan lagi… Tiap kalimat yang diucapkan haruslah diakhiri dengan sembah…

Seorang gadis harus perlahan-lahan jalannya, langkahnya pendek-pendek, gerakannya lambat seperti siput, bila berjalan agak cepat, dicaci orang, disebut “kuda liar”

Peduli apa aku dengan segala tata cara itu … Segala peraturan, semua itu bikinan manusia, dan menyiksa diriku saja. Kau tidak dapat membayangkan bagaimana rumitnya etiket di dunia keningratan Jawa itu …”

Menurut Kartini, setiap manusia sederajat dan mereka berhak untuk mendapat perlakuan sama. Kartini paham benar bahwa saat itu, terutama di Jawa, keningratan seseorang diukur dengan darah.

”Bagi saya hanya ada dua macam keningratan : keningratan pikiran dan keningratan budi. Tidak ada yang lebih gila dan bodoh menurut persepsi saya daripada melihat orang yang membanggakan asal keturunannya… (Surat Kartini kepada Stella, 18 Agustus 1899).

KARTINI lahir dari keluarga ningrat jawa. Ayahnya, R.M.A.A Sosroningrat, pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Teluwakur, Jepara.

Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Beliau adalah keturunan keluarga yang cerdas. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun.

Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang jenius dalam bidang bahasa. Dalam waktu singkat pendidikannya di Belanda, ia menguasai 26 bahasa: 17 bahasa-bahasa Timur dan 9 bahasa-bahasa Barat.

Kartini sendiri secara formal pendidikannya hanya sampai pada tingkat Sekolah Rendah. Tapi beliau dapat memberikan kritik dan saran yang jelas kepada kebijaksanaan pemerintah Hindia Belanda pada waktu itu. Dengan nota yang berjudul: “Berilah Pendidikan kepada bangsa Jawa”, Kartini mengajukan kritik dan saran kepada hampir semua Departemen Pemerintah Hindia Belanda, kecuali Departemen Angkatan Laut (Marine).

Salah satu saran yang beliau ajukan kepada Departemen Kesehatan adalah sebagai berikut:

”Para dokter hendaklah juga diberi kesempatan untuk melengkapi pengetahuannya di Eropa. Keuntungannya sangat menyolok, terutama jika diperlukan penyelidikan yang menghendaki hubungan langsung dengan masyarakat. Mereka dapat menyelidiki secara mendalam khasiat obat-obatan pribumi yang sudah sering terbukti mujarab….”

KARTINI ingin menjadi Muslimah sejati. Ketika belajar mengaji (membaca Al-Quran), guru mengajinya marah ketika Kartini menanyakan makna kata-kata Al-Quran yang dibacanya.

Suatu ketika Kartini ”menguping” pengajian bulanan khusus anggota keluarga di rumah pamannya, seorang Bupati di Demak (Pangeran Ario Hadiningrat). Penceramahnya, Kyai Haji Mohammad Sholeh bin Umar, seorang ulama besar dari Darat, Semarang, mengajarkan tafsir Surat Al-Fatihah.

Selesai acara pengajian, Kartini menemui Kyai Sholeh. “Kyai, selama hidupku baru kali inilah aku sempat mengerti makna dan arti surat pertama, dan induk Al-Quran yang isinya begitu indah menggetarkan sanubariku. Maka bukan buatan rasa syukur hati aku kepada Allah, namun aku heran tak habis-habisnya, mengapa selama ini para ulama kita melarang keras penerjemahan dan penafsiran Al-Quran dalam bahasa Jawa. Bukankah Al-Quran itu justru kitab pimpinan hidup bahagia dan sejahtera bagi manusia?” kata Kartini.

Setelah pertemuannya dengan Kartini, Kyai Sholeh tergugah untuk menterjemahkan Al-Quran ke dalam bahasa Jawa. Pada hari pernikahan Kartini, Kyai Sholeh menghadiahkan kepadanya terjemahan Al-Quran (Faizhur Rohman Fit Tafsiril Quran). Mulailah Kartini mempelajari Islam dalam arti yang sesungguhnya.

Dalam banyak suratnya sebelum wafat, Kartini banyak sekali mengulang-ulang kalimat “Dari Gelap Kepada Cahaya” ini. Karena Kartini selalu menulis suratnya dalam bahasa Belanda, maka kata-kata ini dia terjemahkan dengan “Door Duisternis Tot Licht”.

Setelah Kartini mengenal Islam sikapnya terhadap Barat mulai berubah:

“Sudah lewat masanya, tadinya kami mengira bahwa masyarakat Eropa itu benar-benar satu-satunya yang paling baik, tiada taranya. Maafkan kami, tetapi apakah ibu sendiri menganggap masyarakat Eropa itu sempurna? Dapatkah ibu menyangkal bahwa di balik hal yang indah dalam masyarakat ibu terdapat banyak hal-hal yang sama sekali tidak patut disebut sebagai peradaban?” (Surat Kartini kepada Ny. Abendanon, 27 Oktober 1902).

Kartini juga menentang semua praktek kristenisasi di Hindia Belanda:

“Bagaimana pendapatmu tentang Zending (kristenisasi), jika bermaksud berbuat baik kepada rakyat Jawa semata-mata atas dasar cinta kasih, bukan dalam rangka Kristenisasi? …. Bagi orang Islam, melepaskan keyakinan sendiri untuk memeluk agama lain, merupakan dosa yang sebesar-besarnya. Pendek kata, boleh melakukan Zending, tetapi jangan mengkristenkan orang. Mungkinkah itu dilakukan?” (Surat Kartini kepada E.E. Abendanon, 31 Januari 1903).

Bahkan Kartini bertekad untuk memenuhi panggilan surat Al-Baqarah:193, berupaya untuk memperbaiki citra Islam selalu dijadikan bulan-bulanan dan sasaran fitnah. Dengan bahasa halus Kartini menyatakan: “Moga-moga kami mendapat rahmat, dapat bekerja membuat umat agama lain memandang agama Islam patut disukai.” (Surat Kartini kepada Ny. Van Kol, 21 Juli 1902)

Kembali pada gelarnya sebagai salah satu pencetus emansipasi wanita, benarkah? Surat Kartini-lah yang akan menjawabnya, di sini;

“Kami di sini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan anak perempuan, bukan sekali-kali karena kami menginginkan anak-anak perempuan itu menjadi saingan laki-laki dalam perjuangan hidupnya. Tapi karena kami yakin akan pengaruhnya yang besar sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya, kewajiban yang diserahkan alam sendiri ke dalam tangannya: menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama. [Surat Kartini kepada Prof. Anton dan Nyonya, 4 Oktober 1902].

Inilah gagasan Kartini yang sebenarnya, namun kenyataannya sering diartikan secara sempit dengan satu kata: emansipasi. Sehingga setiap orang bebas mengartikan semaunya sendiri.

Pada dasarnya, Kartini ingin berjuang di jalan Islam. Tapi karena pemahamannya tentang Islam belum menyeluruh, maka Kartini tidak mengetahui panjangnya jalan yang akan ditempuh dan bagaimana cara berjalan di atasnya.

Namun Kartini berjuang seorang diri, dengan segala keterbatasan. Ali bin Abi Thalib menegaskan: ”Kebenaran yang tidak terorganisir dapat dikalahkan oleh kebatilan yang terorganisir”. Wallahu’alam bish-shawab. (ASM. Romli. Sumber: media-isnet & suaramuslim).*

Semoga ini menyibak pesan di balik kalimat KARTINI "Door Duisternis Tot Licht" (Dari Kegelapan menuju Cahaya)





readmore »»